SUBSCRIBE

CB: Interpersonal Development (Sanggar Masa Depan 3)

Monday, May 25, 2015


Nama: Romy Nurpurnama A
NIM: 1701336060


Merobek kalender untuk mengganti hari. Enggak terasa ini adalah pertemuan ketiga kelompok CB saya. Akhirnya bagian klimaks  juga. Kita akan mengajarkan mereka untuk menempel biji-bijian, dan dijadikan sebuah kodok dalam bentuk kolase. 


Mereka sangat beruntung. Diusia mereka, sudah diajarkan untuk membuat kolase. Pada saat saya seusia mereka. Saya cuma diajarkan cara memegang pensil dengan tangan kanan (waktu kecil saya kidall). Cara membaca dan masih belum mendapatkan sebuah pelajaran tentang kolase.

Pada hari ini, Selasa, 7 april 2015. Saya dan teman-teman saya datang kembali ke sanggar. Kita membawa alat-alat perang yang sudah disiapkan. Yaitu, kacang-kacangan, lem dan sekumpulan lembar kertas yang sudah ada pola kodoknya. 

Kita dipecah menjadi beberapa kelompok. Tiap anak memegang beberapa kelompok adik-adik kecil yang siap mengerjakan kolase. Kebetulan, saya mendapatkan kelompok yang dimana anak-anaknya agak sedikit susah untuk diatur. Dengan tidak menunjukkan rasa emosi saya. Akhirnya saya mampu mengemban tugas tersebut. Walaupun ada beberapa biji-bijian yang menempel ke rambut saya, akibat mereka ada yang lempar-lemparan biji-bijian ketemennya. Yaaa.... Disini saya yang kena imbasnya.

Langkah yang pertama kita kerjakan adalah, kita membagikan pola kodok ketiap kelompok kerja adik-adik. Setelah kita membagikan pola kodok. Selanjutnya kita membagikan kacang-kacangan tersebut. Dan tak lupa pula membagian lemnya. 

Ketika saya sedang mengawasi mereka, saya melihat muka anak-anak tersebut sangat bahagia dan serius. Ada beberapa yang susah diatur sih, tapi tak apa. Namanya juga anak-anak. Saya jadi inget waktu saya masih kecil dulu. Ternyata saya waktu kecil kaya gini yah. Susah dibilanginnya...

Selesai kegiatan tempel-menempel. Saya dan teman-teman saya membuat evaluasi dari hasil kerja mereka. Karna ini bahan menempelnya menggunakan lem kertas. Terpaksa, kita evaluasi dikeesokan harinya saja. Ditambah lagi, waktu yang kita jalani juga sudah mau habis. Terpaksa, kita harus mengakhiri pertemuan ketiga, dan dilanjutkan dengan pertemuan keempat.


You Might Also Like

0 comments

Subscribe